Data Sarana Dan Prasarana STIT Darul Hijrah Martapura

STIT memiliki sarana pendukung berikut, yang sebagian menyatu dengan fasilitas pondok:

  1. lokal perkuliahan (Rumbel)
  2. ruang dosen
  3. buah ruang pertemuan (Aula)
  4. Masjid dan Mushola
  5. 1 perpustakaan fisik dan digital
  6. 1 ruang ketua
  7. 1 ruang wakil Ketua
  8. Tempat parkir
  9. Toilet 7 unit
  10. 1 ruang TU
  11. 1 laboraturium Bahasa
  12. 1 laboratorium Komputer
  13. 1 ruang Unit Penjaminan Mutu
  14. 1 ruang Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
  15. 1 buah ruang Pusat Penelitian dan Pengembangan
  16. WIFI corner
  17. Asrama mahasiswa kapasitas 70 Orang
  18. Wisma Tamu

Dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi yang bermutu serta menunjang proses transformasi kelembagaan dari Sekolah Tinggi menjadi Institut, Darul Hijrah Martapura telah memiliki sarana dan prasarana yang relatif memadai untuk menunjang kegiatan akademik, administrasi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kegiatan kemahasiswaan, serta pengembangan kelembagaan. Untuk mendukung proses pembelajaran, perguruan tinggi memiliki 12 ruang kelas/perkuliahan (rombongan belajar/Rumbel) Selain itu, tersedia 1 ruang dosen yang menjadi pusat aktivitas akademik dosen, baik dalam pelaksanaan tugas pembelajaran, pembimbingan mahasiswa, maupun kegiatan akademik lainnya.

Untuk mendukung kegiatan akademik dan kelembagaan yang melibatkan sivitas akademika dalam jumlah besar, tersedia 1 ruang pertemuan/aula yang digunakan untuk berbagai kegiatan seperti seminar, rapat, workshop, kegiatan ilmiah, pembinaan mahasiswa, serta kegiatan kelembagaan lainnya. Dalam mendukung pembinaan kehidupan keagamaan sivitas akademika, perguruan tinggi memiliki 1 masjid dan 1 mushola yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat sekitar untuk kegiatan ibadah serta kegiatan pembinaan keagamaan.

Pada aspek sumber belajar, perguruan tinggi telah menyediakan 1 perpustakaan fisik dan perpustakaan digital. Fasilitas ini menjadi pusat penyediaan sumber informasi dan literatur bagi mahasiswa dan dosen dalam menunjang proses pembelajaran, penelitian, penyusunan karya ilmiah, serta pengembangan budaya akademik. Dari sisi tata kelola kelembagaan, tersedia 1 ruang Ketua dan 1 ruang Wakil Ketua sebagai ruang kerja pimpinan dalam melaksanakan fungsi manajerial, kepemimpinan, koordinasi, dan pengambilan kebijakan institusi. Kegiatan administrasi akademik dan kelembagaan didukung oleh 1 ruang Tata Usaha (TU) yang menjadi pusat pelayanan administrasi bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Untuk mendukung aktivitas penelitian dan pengembangan kompetensi mahasiswa, perguruan tinggi memiliki 1 laboratorium Bahasa dan 1 laboratorium Komputer. Laboratorium Bahasa digunakan untuk mendukung pembelajaran dan pengembangan kemampuan bahasa mahasiswa, khususnya bahasa asing, sedangkan laboratorium Komputer digunakan dalam pembelajaran berbasis teknologi informasi, praktikum, pelatihan keterampilan digital, serta kegiatan akademik lainnya. Dalam rangka menjamin terlaksananya sistem penjaminan mutu internal, tersedia 1 ruang Unit Penjaminan Mutu (UPM). Ruang tersebut digunakan untuk mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan penjaminan dan peningkatan mutu akademik maupun nonakademik secara berkelanjutan.

Kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat didukung oleh 1 ruang Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (PPPM). Unit ini berfungsi sebagai pusat koordinasi, pengembangan, dan pelaksanaan kegiatan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa. Selain itu, perguruan tinggi memiliki 1 ruang Pusat Penelitian dan Pengembangan PIBA (Pendidikan Islam dan Bahasa Asing) yang diarahkan sebagai pusat pengembangan kajian, penelitian, inovasi, dan pengembangan keilmuan dalam bidang Pendidikan Islam dan Bahasa Asing. Keberadaan pusat ini menjadi salah satu unsur pendukung penguatan karakter akademik dan kekhasan keilmuan perguruan tinggi.

Dalam mendukung transformasi pembelajaran berbasis digital, tersedia WiFi Corner sebagai fasilitas akses internet bagi sivitas akademika. Untuk mendukung kebutuhan mahasiswa yang berasal dari luar daerah serta kegiatan pembinaan dan pengembangan karakter mahasiswa, perguruan tinggi juga memiliki asrama mahasiswa dengan kapasitas sekitar 70 orang.

Selain fasilitas tersebut, perguruan tinggi juga menyediakan tempat parkir yang digunakan untuk menunjang mobilitas mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan tamu institusi. Tersedia pula 7 unit toilet yang tersebar pada area dan fasilitas utama kampus untuk mendukung kenyamanan dan kebutuhan sanitasi sivitas akademika.

Perguruan tinggi juga memiliki 1 unit wisma tamu yang digunakan untuk memberikan fasilitas akomodasi bagi tamu institusi, narasumber, mitra kerja sama, dosen tamu, maupun pihak lain yang berkepentingan dalam kegiatan akademik dan kelembagaan. Secara keseluruhan, ketersediaan sarana dan prasarana tersebut menunjukkan bahwa STIT Darul Hijrah Martapura telah memiliki infrastruktur dasar yang mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi secara akademik, administratif, dan kelembagaan. Keberadaan ruang pembelajaran, fasilitas laboratorium, perpustakaan, pusat penelitian dan pengabdian, unit penjaminan mutu, fasilitas ibadah, asrama mahasiswa, fasilitas teknologi informasi, serta fasilitas pendukung lainnya menjadi modal penting dalam proses pengembangan kelembagaan menuju Institut Darul Hijrah Martapura.

Pengembangan ke depan diarahkan pada peningkatan kapasitas, kualitas, pemanfaatan, dan digitalisasi sarana-prasarana, sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan operasional, tetapi juga mampu membangun lingkungan akademik yang kondusif bagi pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi, dan pengembangan karakter mahasiswa.

Scroll to Top