Menapaki Gerbang Peradaban Kampus: PBAK Menyalakan Semangat Berkarya dan Berorganisasi

Menapaki Gerbang Peradaban Kampus: PBAK Menyalakan Semangat Berkarya dan Berorganisasi

Martapura – Rangkaian Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) memasuki hari ketiga pada Jumat, 28 Agustus 2026. Hari ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru. Mereka semakin mengenal kehidupan kampus dari sisi akademik maupun organisasi. Selain itu, setiap materi dirancang untuk membangun kesiapan menghadapi dunia perkuliahan.

Mahasiswa baru STIT Darul Hijrah dibekali keterampilan mengoperasikan Ecampuz dan dikenalkan pada dunia organisasi sebagai langkah awal membangun karakter, kepemimpinan, dan kontribusi di lingkungan akademik.

Mengenal Kampus Melalui Sentuhan Teknologi

Sesi pertama diisi oleh Ust. Sukkan Arya Putra, M.Pd. melalui Sosialisasi Ecampuz. Beliau menjelaskan fungsi Ecampuz sebagai sistem utama layanan akademik dan administrasi kampus.

Kemudian, beliau mendemonstrasikan cara menggunakan aplikasi secara langsung. Mahasiswa belajar proses login, mengenal fitur penting, dan mengakses layanan akademik. Dengan demikian, mereka dapat menggunakan sistem kampus dengan lebih percaya diri.

Selain itu, penyampaian materi berlangsung secara rinci dan mudah dipahami. Pendekatan tersebut membantu mahasiswa baru beradaptasi sejak awal masa perkuliahan.

Organisasi Menjadi Ruang Bertumbuh Bersama

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi ORMAWA dan OKPM. Para perwakilan organisasi memperkenalkan identitas, visi, dan program kerja masing-masing. Mereka juga menjelaskan manfaat berorganisasi selama menjadi mahasiswa.

Organisasi yang hadir meliputi:

  • GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), diwakili Kak Widia dan Kak Randi.

  • IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah), diwakili Kak Dina dan Kak Jihan.

  • HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), diwakili Kak Miqdat, Kak Faris, Kak Aqil, dan Kak Zaid Setya.

  • ITHLA, diwakili Kak Ridhani, Kak Fitri, dan Kak Zaki Fadhil.

Melalui sesi ini, mahasiswa memperoleh gambaran tentang berbagai pilihan organisasi. Mereka dapat memilih wadah yang sesuai dengan minat dan potensi masing-masing.

Di sisi lain, organisasi juga menjadi tempat belajar kepemimpinan. Mahasiswa dapat melatih komunikasi, memperluas relasi, dan mengembangkan kemampuan bekerja sama.

Dari Ruang Kelas Menuju Ruang Pengabdian

Hari ketiga PBAK menegaskan bahwa perjalanan mahasiswa tidak berhenti di ruang kelas. Sebaliknya, pengalaman organisasi dapat memperkaya proses belajar selama kuliah.

Oleh karena itu, penguasaan Ecampuz menjadi bekal penting dalam menjalani aktivitas akademik. Sementara itu, keterlibatan dalam organisasi membuka peluang untuk mengembangkan karakter dan kompetensi.

Akhirnya, seluruh mahasiswa baru diharapkan menjaga semangat yang telah tumbuh selama PBAK. Jadikan setiap kesempatan sebagai ruang belajar. Jadikan setiap organisasi sebagai tempat bertumbuh. Dengan begitu, setiap langkah di kampus dapat menjadi ikhtiar untuk memberi manfaat bagi umat, masyarakat, dan bangsa.

Scroll to Top