
Workshop SPMI STIT Darul Hijrah: Mengokohkan Mutu Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren
Martapura, Kamis 07 Agustus 2025 – Workshop SPMI STIT Darul Hijrah menjadi langkah strategis kampus dalam memperkuat tata kelola perguruan tinggi. Bertempat di kampus STIT Darul Hijrah Martapura, kegiatan ini diikuti pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan. Narasumber utama, Prof. Ir. Agung Nugroho, S.TP., M.Sc., Ph.D., IPM, memaparkan strategi implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sesuai Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023, yang berpadu dengan nilai-nilai pesantren.
Membedah SPMI: Dari Regulasi Hingga Aksi Nyata
Prof. Agung Nugroho menjelaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tinggi bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari perencanaan matang dan eksekusi terukur. Materi mencakup:
-
Kebijakan dan Kerangka Hukum SPMI
Landasan UU No. 12/2012 hingga Permendikbudristek No. 53/2023, integrasi standar nasional, dan akreditasi. -
Ruang Lingkup Penjaminan Mutu
-
Bidang akademik: Tridharma Perguruan Tinggi.
-
Bidang nonakademik: tata kelola organisasi, keuangan, kemahasiswaan, ketenagaan, hingga sarana prasarana.
-
-
Siklus PPEPP
Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan standar yang berkelanjutan melalui monitoring, audit mutu internal, dan asesmen diri.
Strategi Cerdas Menuju Akreditasi Unggul
Dalam sesi strategi, Prof. Agung menekankan langkah-langkah kunci yang harus ditempuh STIT Darul Hijrah:
-
Memperbarui kurikulum secara berkala sesuai kebutuhan industri.
-
Menumbuhkan budaya riset dan inovasi di kampus.
-
Mengoptimalkan teknologi digital untuk pembelajaran dan administrasi.
-
Memperluas jejaring kerja sama dengan industri, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
Tantangan Implementasi SPMI
-
Keterbatasan sumber daya, resistensi terhadap perubahan, serta kesulitan integrasi SPMI dengan program pendidikan.
-
Solusi melalui champions SPMI, sosialisasi, digitalisasi dokumen mutu, serta pelibatan seluruh pemangku kepentingan.
-
Semangat Berbenah untuk Masa Depan Pendidikan
Antusiasme peserta terlihat sepanjang workshop. Implementasi SPMI yang efektif diharapkan membawa STIT Darul Hijrah pada predikat akreditasi unggul, sekaligus mempertahankan identitasnya sebagai perguruan tinggi Islam yang adaptif dan relevan dengan tuntutan zaman.
Workshop ini menjadi tonggak penting dalam pembaruan manajemen perguruan tinggi, dengan harapan hasilnya dapat berdampak nyata pada mutu pendidikan, baik di STIT Darul Hijrah maupun di perguruan tinggi Islam lain di Kalimantan Selatan.




