Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Dorong Mahasiswa Jadi Penulis Akademik Andal
Martapura, 10 November 2025 — Dalam upaya meningkatkan budaya literasi dan kemampuan akademik mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIT Darul Hijrah Martapura sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah. Acara ini menghadirkan pemateri inspiratif, Ustadzah Dr. Rafi’atun Najah Qomariah, M.Pd., yang dikenal sebagai akademisi produktif dalam dunia penelitian dan publikasi ilmiah.
Pelatihan yang digelar di lokal kampus STIT Darul Hijrah ini menjadi wadah pembelajaran penting bagi mahasiswa untuk memahami dasar dan teknik penulisan makalah ilmiah yang baik, benar, dan terstruktur.
Struktur Makalah: Fondasi Penting dalam Penulisan Ilmiah
Dalam sesi penyampaiannya, Dr. Rafi’atun menjelaskan secara sistematis tentang struktur umum penulisan makalahyang terbagi menjadi tiga bagian utama: bagian awal, bagian inti, dan bagian akhir.
Beliau menjelaskan bahwa bagian awal berfungsi sebagai pengantar pembaca sebelum memasuki isi makalah, bagian inti mencakup pendahuluan, pembahasan, dan kesimpulan, sementara bagian akhir berisi daftar pustaka dan lampiran yang memperkuat keabsahan data dan hasil kajian.
Menurutnya, pemahaman terhadap struktur tersebut sangat penting agar karya ilmiah mahasiswa tidak hanya memenuhi syarat akademik, tetapi juga memiliki daya baca dan nilai ilmiah yang kuat.
Panduan Teknis Penulisan: Detail yang Membedakan Profesional dan Amatir
Selain membahas struktur, Dr. Rafi’atun juga menekankan pentingnya ketelitian dalam aspek teknis penulisan. Ia menjelaskan bahwa penulisan makalah di STIT Darul Hijrah menggunakan font Times New Roman dengan ukuran 14 pt untuk judul, 12 pt untuk isi teks dan subbab, serta 10 pt untuk catatan kaki (footnote).
Sementara untuk teks berbahasa Arab, digunakan font Traditional Arabic ukuran 18 pt dengan jarak 1 spasi. Penyesuaian ini dilakukan agar tampilan makalah lebih rapi, proporsional, dan mudah dibaca oleh pembimbing maupun pembaca umum.
Beliau juga memberikan catatan penting “Ketelitian dalam hal kecil seperti ini mencerminkan profesionalitas penulis,” tegasnya.
Antusiasme Mahasiswa dan Suasana Interaktif
Pelatihan berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh semangat. Para mahasiswa tampak antusias mengikuti setiap penjelasan dan aktif mengajukan pertanyaan seputar teknik menulis, sistematika pembahasan, hingga cara menyusun daftar pustaka yang sesuai pedoman akademik.
Interaksi yang dinamis antara pemateri dan peserta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus produktif. Banyak mahasiswa mengaku mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana menulis makalah yang ilmiah sekaligus menarik untuk dibaca.
Menumbuhkan Budaya Literasi Akademik di Kampus
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BEM STIT Darul Hijrah dalam menumbuhkan budaya literasi dan riset di kalangan mahasiswa. Melalui pelatihan semacam ini, diharapkan akan lahir generasi penulis muda yang kritis, sistematis, dan berjiwa ilmuwan, namun tetap berkarakter islami.
Acara pelatihan ditutup dengan foto bersama, sebagai simbol kebersamaan dan semangat baru dalam membangun peradaban akademik melalui tulisan ilmiah.






