Menghidupkan Harmoni Qur’ani di Tanah Banjar: STIT Darul Hijrah Jalin Sinergi dengan LPTQ Banjarmasin

Kunjungan ke LPTQ Banjarmasin: Perkuat Pembinaan Al-Qur’an di Kalimantan Selatan

Banjarmasin, Selasa 25 November 2025 — Mahasiswa STIT Darul Hijrah melaksanakan kunjungan resmi ke Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Banjarmasin untuk memperluas wawasan terkait pembinaan Al-Qur’an, musabaqah, serta pengembangan SDM Qur’ani. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat kemitraan antara lembaga pendidikan tinggi dan lembaga keagamaan di Kalimantan Selatan.


Profil dan Sejarah LPTQ Banjarmasin

LPTQ Banjarmasin merupakan lembaga resmi yang berdiri sejak 7 Mei 1977 dan memiliki peran penting dalam memajukan seni baca serta pengembangan ilmu Al-Qur’an. Struktur organisasi LPTQ turut diisi oleh tokoh-tokoh terkemuka, di antaranya:

  • Ahmad Sawiti – Sekretaris Umum

  • K.H. Muslim

  • Mahali – Sekretaris 3

  • K.H. Sukriansyah

  • H. Yusni

Dengan pengalaman panjang, lembaga ini telah menjadi pusat koordinasi pembinaan Al-Qur’an dari tingkat kota hingga provinsi.


Peran Strategis LPTQ dalam Pembinaan STQ dan MTQ

LPTQ Banjarmasin memegang peran vital dalam penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Mereka mengelola banyak cabang perlombaan, termasuk:

  • Tafsir Bahasa Arab & Bahasa Indonesia

  • Karya Tulis Ilmiah Hadis

  • Fahmil Qur’an

  • Mushaf Qur’an

  • Seni Baca Al-Qur’an

  • Berbagai cabang musabaqah lainnya

Selain menyelenggarakan perlombaan, LPTQ juga memasarkan dan mengembangkan peserta berprestasi serta membantu meningkatkan kesejahteraan mereka melalui berbagai kesempatan nasional.


Sistem Koordinasi LPTQ dari Kota hingga Provinsi

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mendapat penjelasan tentang pola koordinasi struktural LPTQ, yaitu:

  • Tingkat provinsi melalui SK Gubernur

  • Tingkat kabupaten/kota melalui SK Bupati/Walikota

  • Tingkat kecamatan dan kelurahan mengikuti jenjang di bawahnya

Sistem ini memastikan setiap kegiatan musabaqah berjalan terstruktur dan sesuai standar nasional.


Program Unggulan dan Inovasi LPTQ Banjarmasin

Selain fokus pada musabaqah, LPTQ memiliki beberapa program pembinaan yang memperluas jangkauan pendidikan Al-Qur’an, seperti:

  • Program pemberantasan aksara Al-Qur’an

  • Pengembangan Seni Baca Al-Qur’an

  • Pernah menaungi TK Al-Qur’an metode Al-Banjari

  • Pembinaan khusus bagi masyarakat yang memiliki kemampuan dan semangat menghafal/tilawah

LPTQ juga mengakomodasi segala kebutuhan lomba mulai dari pendampingan, pembinaan, hingga persiapan menuju tingkat nasional.


Tantangan: Kekurangan SDM dan Pembinaan Berjenjang

Dalam pemaparan pengurus, salah satu tantangan utama adalah kekurangan SDM pembina, terutama bagi cabang-cabang perlombaan yang membutuhkan keahlian khusus. Meski begitu, LPTQ tetap berkomitmen membina siapa pun yang memiliki kemauan dan potensi.

LPTQ Kabupaten Banjar, misalnya, menerima peserta dari berbagai daerah dengan syarat memiliki KTP Kalimantan Selatan, sehingga membuka peluang luas bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi.


Manfaat Kunjungan Mahasiswa STIT Darul Hijrah

Melalui kunjungan akademik ini, mahasiswa memperoleh insight penting meliputi:

  • Struktur kerja LPTQ

  • Sistem pembinaan musabaqah

  • Peluang pengembangan prestasi Qur’ani

  • Kebutuhan SDM untuk mendukung pembinaan Al-Qur’an

  • Peran strategis lembaga dalam mencetak generasi Qur’ani

Kunjungan ini juga membuka potensi kolaborasi antara kampus dan LPTQ dalam mendukung penguatan literasi Al-Qur’an di Kalimantan Selatan.


Penutup: Kolaborasi Pendidikan Al-Qur’an yang Berkelanjutan

Kegiatan kunjungan ini menjadi langkah strategis STIT Darul Hijrah dalam memperkuat hubungan kelembagaan dengan LPTQ Banjarmasin. Melalui kerja sama ini, diharapkan lahir lebih banyak generasi Qur’ani yang berkualitas, berprestasi, dan berkontribusi bagi pembangunan umat serta bangsa.

Scroll to Top