Transformasi Pembelajaran Dimulai dari Dosen: STIT Darul Hijrah Gelar Workshop Platform Pembelajaran Digital
Martapura, Jumat (7/8/2026) – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Hijrah Martapura terus memperkuat kualitas pendidikan. Salah satu langkah nyatanya ialah menggelar Workshop Penggunaan Platform Pembelajaran Digital. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogik dosen sekaligus mendukung transformasi teknologi dalam proses pembelajaran.
Workshop tersebut merupakan hari kedua dari rangkaian kegiatan peningkatan mutu akademik yang berlangsung selama tiga hari. Sebelumnya, seluruh dosen mengikuti Workshop Evaluasi Kurikulum. Melalui dua kegiatan ini, STIT Darul Hijrah menunjukkan komitmennya dalam membangun pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Hadirkan Pakar Pembelajaran Digital dari Universitas Negeri Malang
Workshop menghadirkan Dr. Meidias Abror Wicaksono, S.Pd., M.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Malang sebagai narasumber. Beliau dikenal memiliki kepakaran dalam bidang pedagogi, pengembangan kurikulum, media pembelajaran, dan teknologi pendidikan. Selain itu, beliau juga aktif sebagai dosen, peneliti, serta pengelola jurnal ilmiah.
Pada kesempatan tersebut, beliau membawakan materi bertajuk “Platform Digital untuk Pembelajaran Hybrid”. Materi ini mengajak dosen memanfaatkan teknologi secara optimal dalam proses belajar mengajar. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berjalan secara daring, tetapi juga menjadi lebih aktif dan bermakna.
Mengubah Paradigma Pembelajaran di Era Digital
Dalam pemaparannya, Dr. Meidias menjelaskan bahwa tantangan pembelajaran digital bukan terletak pada banyaknya platform yang digunakan. Sebaliknya, tantangan utama adalah bagaimana dosen mengelola proses pembelajaran secara kreatif.
Beliau menilai pembelajaran daring masih sering didominasi metode ceramah. Akibatnya, interaksi mahasiswa menjadi terbatas. Oleh karena itu, dosen perlu menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif melalui diskusi, kolaborasi, studi kasus, refleksi, dan evaluasi berkelanjutan.
Integrasi Berbagai Platform untuk Pembelajaran Hybrid
Workshop juga memperkenalkan berbagai platform digital yang dapat mendukung perkuliahan hybrid. Platform tersebut meliputi Google Classroom, Moodle, Zoom, Google Meet, Canva, Quizizz, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) seperti ChatGPT.
Selanjutnya, peserta mempelajari cara mengintegrasikan berbagai platform tersebut dalam satu alur pembelajaran. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan kelas yang lebih interaktif, kolaboratif, dan berpusat pada mahasiswa.
Bekal Praktis Merancang Perkuliahan yang Interaktif
Tidak hanya membahas teori, workshop juga memberikan praktik penyusunan pembelajaran digital. Peserta mempelajari tahapan mulai dari pembukaan kelas, penyampaian materi, aktivitas mahasiswa, hingga evaluasi pembelajaran.
Selain itu, narasumber menunjukkan contoh penerapan platform digital dalam setiap tahap perkuliahan. Pendekatan tersebut membantu dosen merancang pembelajaran yang lebih efektif dan menarik.
Komitmen Meningkatkan Mutu Pendidikan
Melalui workshop ini, STIT Darul Hijrah Martapura berharap seluruh dosen semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Penguatan kompetensi pedagogik dan literasi teknologi menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas.
Ke depan, institusi berkomitmen untuk terus menghadirkan program pengembangan dosen secara berkelanjutan. Dengan demikian, proses pembelajaran akan semakin inovatif, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan mahasiswa di era transformasi digital.




