Melangkah Bersama Memperkuat Tradisi Riset dan Pengabdian Perguruan Tinggi

Menautkan Asa dan Membangun Sinergi melalui Kolaborasi Riset STIT Darul Hijrah Martapura dan ULM

Melalui benchmarking bersama LPPM Universitas Lambung Mangkurat, STIT Darul Hijrah Martapura berupaya memperkuat tata kelola penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Banjarmasin, Senin (2 November 2026) – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Hijrah Martapura melakukan kunjungan ke Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin. Kunjungan ini bertujuan melaksanakan benchmarking manajemen penelitian sekaligus menjajaki peluang kerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ULM.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis STIT Darul Hijrah Martapura dalam memperluas jejaring akademik. Selain itu, kunjungan tersebut menjadi ruang untuk menggali pengalaman dan praktik pengelolaan penelitian. Melalui kegiatan ini, STIT Darul Hijrah berharap dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sambutan Hangat dan Berbagi Pengalaman Pengelolaan Riset

Rombongan dosen STIT Darul Hijrah Martapura disambut hangat oleh jajaran LPPM ULM. Suasana penuh keakraban mewarnai pertemuan kedua perguruan tinggi tersebut. Selanjutnya, Kepala LPPM ULM, Prof. Ir. Muthia Elma, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., INV., membuka diskusi.

Dalam pemaparannya, Prof. Muthia menjelaskan struktur kelembagaan serta pengelolaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di ULM. Ia juga menyampaikan bahwa ULM memiliki lebih dari 1.600 dosen. Seluruh dosen tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan kegiatan akademik kampus.

Selain menjelaskan struktur organisasi, Prof. Muthia turut berbagi gambaran mengenai pengelolaan kegiatan penelitian. Penjelasan tersebut memberikan wawasan bagi rombongan STIT Darul Hijrah. Terlebih, pengelolaan penelitian membutuhkan perencanaan, koordinasi, dan komitmen kelembagaan yang berkelanjutan.

Memperkuat Komitmen terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Muthia mengingatkan bahwa tanggung jawab dosen tidak hanya sebatas mengajar. Setiap dosen juga memiliki kewajiban menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ketiga unsur tersebut meliputipendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, ketiga unsur tersebut harus berjalan secara seimbang. Dengan demikian, dosen tidak hanya berperan dalam menyampaikan ilmu pengetahuan kepada mahasiswa. Dosen juga harus aktif mengembangkan keilmuan melalui penelitian. Selanjutnya, hasil pemikiran dan penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pesan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh dosen. Sebab, kualitas perguruan tinggi tidak hanya diukur melalui kegiatan pembelajaran. Produktivitas penelitian dan kontribusi pengabdian juga menjadi bagian penting dalam membangun mutu pendidikan tinggi.

Diskusi Interaktif tentang Penelitian dan Pengabdian Dosen

Memasuki sesi diskusi, suasana pertemuan berlangsung semakin hangat dan komunikatif. Sejumlah dosen STIT Darul Hijrah Martapura mengajukan berbagai pertanyaan. Pembahasan mencakup pengelolaan penelitian dan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, para dosen juga menggali informasi mengenai tanggung jawab akademik. Berbagai pertanyaan tersebut mendapat tanggapan dari Prof. Muthia. Ia memberikan penjelasan secara jelas dan terperinci.

Melalui dialog tersebut, kedua pihak saling berbagi pengalaman dan pengetahuan. Para dosen STIT Darul Hijrah juga memperoleh tambahan wawasan. Pengalaman ULM menjadi bahan pembelajaran dalam mengembangkan pengelolaan penelitian di lingkungan kampus.

Lebih dari sekadar forum diskusi, pertemuan ini menghadirkan ruang pertukaran gagasan. Kedua perguruan tinggi dapat saling belajar mengenai pengembangan budaya akademik. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari hubungan kelembagaan yang lebih produktif.

Membuka Peluang Kolaborasi untuk Kemajuan Akademik

Melalui kegiatan benchmarking ini, STIT Darul Hijrah Martapura berharap dapat mengembangkan tata kelola penelitian secara lebih optimal. Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperluas hubungan kelembagaan. Terlebih, kolaborasi ant perguruan tinggi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas tridarma.

Selain memperoleh wawasan baru, STIT Darul Hijrah berharap dapat membangun komunikasi berkelanjutan dengan LPPM ULM. Ke depan, hubungan tersebut diharapkan membuka peluang kolaborasi dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Pada saat yang sama, kegiatan ini menjadi motivasi bagi para dosen. Semangat meneliti perlu terus tumbuh di lingkungan perguruan tinggi. Begitu pula dengan komitmen untuk menghadirkan pengabdian yang memberikan manfaat nyata.

Mengabadikan Silaturahmi dan Menyemai Harapan Masa Depan

Sebagai penutup, seluruh rombongan STIT Darul Hijrah Martapura bersama jajaran LPPM ULM melaksanakan sesi foto bersama. Momen tersebut menjadi dokumentasi kebersamaan sekaligus simbol terjalinnya silaturahmi antarlembaga. Kegiatan ini juga meninggalkan kesan positif bagi kedua pihak.

Melalui pertemuan ini, tumbuh harapan agar hubungan baik tersebut terus terpelihara. Tidak hanya berhenti pada kunjungan dan diskusi, tetapi juga berkembang menjadi kerja sama yang nyata. Khususnya dalam penguatanpenelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan pendidikan tinggi.

Akhirnya, semangat kolaborasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi para dosen untuk terus berkarya. Penelitian yang berkualitas akan memperkaya khazanah ilmu pengetahuan. Sementara itu, pendidikan yang bermutu akan melahirkan generasi unggul dan berintegritas.

Dengan semangat tersebut, STIT Darul Hijrah Martapura terus berkomitmen mengambil bagian dalam memajukan pendidikan Islam. Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik. Sebab, kemajuan bangsa membutuhkan pendidikan yang kuat, penelitian yang berkembang, dan pengabdian yang berkelanjutan.

Scroll to Top